SELAMAT DATANG DI BLOG PRIBADI RIZAL TAUFIK

teNtan9 urang...

Foto saya
bAnd0En9, pAriz vAn Java, Indonesia
saya adalah orang yang gak mau di bawa ntuk RIBET..... simple adalah jiwa SAYA

PASKIBRA SMK Negeri 6 Bandung

PASKIBRA SMK Negeri 6 Bandung
Tampilkan postingan dengan label PERSIB AKAN SELALU DIHATI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERSIB AKAN SELALU DIHATI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Maret 2009

PERSIB HARI INI

02 Mar 2009 08:03 AM
Dana Persib Membengkak Rp 2 M
Jika Badan Liga Indonesia (BLI) terpaksa mengundurkan jadwal Liga Super Indonesia (LSI) hingga satu bulan akibat adanya larangan dari kepolisian, diperkirakan terjadi pembengkakan biaya sekitar Rp 2 miliar. Dengan demikian, Persib diperkirakan akan kesulitan dana untuk menyelesaikan liga."Kalau jadwal diundur lagi, dana bisa membengkak. Ya bisa-bisa di atas Rp 2 miliar," ujar Wakil Manajer Persib Bandung, H. Umuh ketika dihubungi "GM", Minggu (1/3).Pembengkakan dana tersebut, terutama untuk membayar gaji para pemain, akomodasi, dan sejumlah kebutuhan tim lainnya.Seperti diketahui, menyusul munculnya larangan Polres Bandung, yang diperkuat Polda Jabar kepada tim-tim yang menggunakan Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung untuk tidak menggelar pertandingan selama proses pemilu legislatif, mulai 16 Maret hingga 27 April 2009, Persib sudah dipastikan tidak bisa menjamu Sriwijaya FC di LSI (28 Maret) dan Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2008-2009 (12 April) serta PSMS Medan (1 April).Namun hingga kini, BLI belum memberikan keputusan terhadap larangan tersebut. Rencananya, BLI baru akan memberikan keputusan setelah bertemu Kapolri, Senin (2/3) ini.Sementara itu, anggota Panitia Anggaran DPRD Kota Bandung, Hendri Pantas Panggabean meminta kepada PT Persib Bandung Bermartabat untuk segera mencari alternatif pembiayaan bagi Persib. Pasalnya, pemberian dana melalui APBD Kota Bandung sudah tidak memungkinkan lagi."PT Persib harus mulai bekerja dan mencari dana bagi Persib. Jangan sampai ketika jadwal diundur, Persib kesulitan dana hingga tidak bisa melanjutkan liga," katanya.Dijelaskannya, jika BLI mengundurkan jadwal selama sebulan maka LSI diperkirakan akan berakhir pada Juli. Sedangkan untuk mengajukan anggaran tambahan di APBD Perubahan baru dapat dilakukan sekitar Agustus atau September.Selain itu, pemberian tambahan anggaran bagi Persib sudah sangat tidak memungkinkan. Karena hingga APBD 2009, Persib telah menerima bantuan sekitar Rp 31 miliar."Sudah tidak ada alasan lagi untuk meminta tambahan dari APBD. Karena itu, PT Persib harus bekerja mencari dana. Jangan diam saja, bekerja," tegas Henri.

Nova: Kami Semua Profesional
Adanya oknum bobotoh yang menilai terpuruknya prestasi Persib disebabkan kehadiran pemain dari luar Jawa Barat membuat defender Nova Arianto meradang. Bek berkepala plontos itu menegaskan, pemain dari luar Jawa Barat, termasuk dirinya, selama ini sudah bersikap profesional."Kami cinta Persib. Semuanya sudah main habis-habisan agar Persib jadi juara. Kami selama ini sudah bersikap profesional. Jadi, saya kira nggak perlu ada keraguan sedikit pun tentang perjuangan yang telah kami lakukan," tandas Nova, Sabtu (28/2).Menurut Nova, kalah atau menang dalam satu pertandingan adalah hal biasa. Dan tidak adil rasanya kalau kekalahan itu ditimpakan pada orang per orang. "Sepak bola itu permainan kolektif. Semuanya harus bertanggungjawab," tegasnya.Nova mengatakan, kehadiran pemain dari luar Jawa Barat di Bandung justru membawa misi besar untuk membantu Persib meraih gelar juara. "Kami datang dengan hati bersih untuk turut serta mengangkat prestasi Persib. Kalau Persib juara, kami senang, bobotoh pun senang," ujarnya.Menurutnya, semua pihak hendaknya melihat dengan jernih dan objektif terhadap satu permasalahan. "Jangan lihat dari mana kami berasal, tapi lihatlah apa yang kami berikan untuk Persib. Kami semua total berjuang untuk mengangkat prestasi Persib," tegasnya.Nova berharap, bobotoh tetap memberikan dukungan penuh pada tim Persib. Perjuangan masih panjang dan ia optimistis Maung Bandung mampu meraih gelar juara. "Masih banyak pertandingan yang tersisa. Kita harus kerja keras dan saya yakin dengan perjuangan dan doa, kita bisa meraih gelar juara," tandasnya.


Pemilu Jangan Mengorbankan Kompetisi
Terkait Pemilu April mendatang, Asisten Manajer Persib Umuh Muchtar berharap, agenda nasional itu tidak sampai mengorbankan kompetisi dengan memundurkan atau memindahkan lokasi laga kandang ke kota lain. Kedua alternatif solusi itu dipastikan akan mengakibatkan pembengkakan biaya kompetisi."Kalau dari usulan Polres, tidak boleh ada pertandingan 16 Maret sampai 27 April, kemungkinan mundurnya kompetisi sangat besar. Mundur dua bulan saja biaya kompetisi bisa bengkak dua sampai tiga miliar. Laga kandang dipindah ke stadion atau kota lain pun imbasnya ke pembengkakan biaya transportasi dan akomodasi," kata Umuh.Oleh karena itu, ia mengaku berharap, izin dari kepolisian tetap diberikan. "Kalau diberi kepercayaan, saya yakin, bobotoh bisa berlaku tertib. Alternatif paling pahit, saya berharap, pertandingan kandang Persib tetap bisa dilangsungkan di Bandung walaupun harus digelar tanpa penonton," tuturnya.Dua pekan lalu, Kepolisian Resor Bandung mengajukan usulan penundaan semua pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat dalam rentang waktu 16 Maret sampai 27 April. Pertandingan di Stadion Siliwangi masih diperbolehkan, kecuali yang melibatkan Persib.Usulan tersebut diajukan kepada Polda Jabar dengan alasan konsentrasi pihak keamanan yang terfokus pada Pemilu 2009. Namun, sampai saat ini Polda Jabar belum mengambil keputusan atas usulan yang dipastikan akan berpengaruh pada jadwal pertandingan Persib, Pelita Jaya, dan Persikab.Badan Liga Indonesia (BLI) sesungguhnya telah mengantisipasi hal ini dengan menerbitkan surat yang ditujukan kepada manajer dan ketua panpel klub beberapa waktu lalu. Dalam surat tersebut BLI meminta agar klub mengirimkan surat konfirmasi terkait izin keamanan laga kandang, paling lambat 6 Maret.BLI menyatakan telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kendala izin keamanan terkait Pemilu 2009. Salah satu langkah yang telah disiapkan adalah dengan memindahkan tempat penyelenggaraan pertandingan ke stadion atau kota lain yang representatif.Pada kurun waktu 16 Maret sampai 27 April Persib akan menjalani dua laga kandang LSI menghadapi Sriwijaya FC pada 28 Maret dan PSMS Medan 1 April. Sementara itu, pada 12 April Persib harus menghadapi Sriwijaya FC pada leg kedua Copa Indonesia di kandang.

Persib Harus Matangkan Pola Permainan
Persib tidak boleh mengambil risiko dengan melakukan perubahan pola di tengah waktu persiapan yang minim. Lebih baik, Eka Ramdhani dkk. mematangkan pola permainan yang sudah dipahami dengan melakukan sedikit perubahan strategi agar tidak monoton."Perubahan strategi memang perlu, tapi sebelum dipraktikkan, harus benar-benar dimatangkan dalam latihan. Perubahan yang drastis justru akan menjadi kendala bagi tim," kata pengamat sepak bola, Risnandar Soendoro ketika dihubungi "PRLM", Minggu (1/3) malam.Menurut dia, penyebab kekalahan 1-3 Persib dari Sriwijaya Kamis malam lalu karena Persib melakukan perubahan pola permainan. Padahal, sejak awal, pola tersebut gagal diadaptasi Persib karena pemain lebih memahami pola 3-5-2.Selain perubahan pola permainan yang drastis, Risnandar tidak menampik jika strategi Persib memang monoton. Ia mencontohkan alur serangan Persib yang akhir-akhir ini kerap memanfaatkan bola panjang dari lini pertahanan langsung menuju striker di jantung pertahanan lawan."Secara umum, dari kaki ke kaki yang disusun dari belakang kurang variasi. Dari hari ke hari nyaris tidak ada perubahan yang berarti. Dengan banyaknya siaran langsung, tidak heran jika lawan dengan mudah membaca dan akhirnya mematahkannya," ujar Risnandar.Karena itulah, ia menilai, variasi serangan mutlak diperlukan jika Persib memang mengincar kursi juara. "Yang tidak kalah pentingnya, kekompakan di tim, baik pemain maupun ofisial harus ditingkatkan. Kurangi gesekan," tuturnya.

Atep Persunting Lilis Jumaeni
WAJAH gelandang Persib, Atep terlihat ceria. Senyumnya menebar, namun gurat ketegangan terlihat ketika kakinya melangkah ke halaman Masjid Jami Al-Fallah di Jalan Aup Barat Jati Padang Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di tempat inilah pemain yang pernah berkostum Persija ini, melaksanakan akad nikah, mempersunting gadis pujaan Lilis Jumaeni, Minggu (1/3).Waktu menunjukkan pukul 10.20 WIB saat rombongan pengantin pria hadir di masjid, seketika Atep yang mengenakan pakaian serbaputih mulai dari peci, baju, celana, dan selop, mendapat sambutan dari keluarga mempelai wanita dengan pengalungan bunga.Salah satu yang menyambut kedatangannya yaitu mantan Manajer Persija I.G.K. Manila, sedangkan dari manajemen Persib tidak ada seorang pun yang ikut mendampingi atau menghadiri akad nikah Atep dengan Lilis. Dari rekannya di Persib, hanya Airlangga yang hadir dengan didampingi kekasihnya.Raut muka Atep semakin terlihat tegang, ketika dirinya duduk bersebelahan dengan calon istrinya. Mereka berhadapan langsung dengan penghulu, ayah pengantin wanita, serta wali nikah.Suasana haru mulai terasa ketika acara dimulai dengan lantunan ayat suci Alquran. Saat itu, Lilis beberapa kali berusaha menahan agar butiran air matanya tidak keluar, dengan menyekakan tisu ke matanya.Atep sesekali menatap calon istrinya tersebut. Namun, rasa haru Lilis terus bergulir hingga badannya bergoyang menahan sesegukan. Melihat kondisi itu, salah satu kerabat keluarga Lilis berusaha menenangkannya, hingga sang pengantin wanita pun mampu menahan tangisnya.Acara pun terus bergulir, hingga tiba saatnya acara puncak pengucapan ijab kabul. Melihat wajah Atep yang masih tegang, sang penghulu pun menggodanya. "Sudah tahu ucapan ijab kabul?" tutur penguhulu menanyakan. "Belum," ungkap Atep menjawab."Wah kalau belum tahu enggak bisa dinikahkan, sudah pulang lagi saja," ujar penguhulu menggoda. "Kan bisa nyontek" kata Atep menjawab sambil menunjuk pada secarik kertas.Penghulu pun akhirnya memberikan secarik kertas berisi tulisan ijab kabul. Dengan mas kawin perhiasan enam puluh gram emas putih, Atep begitu tegas dan lugas saat mengucapkan kalimat ijab kabul dalam satu kali tarikan napas."Sah?" kata penghulu menanyakan, "Sah" dijawab wali nikah, orang tua kedua mempelai. Maka sahlah Atep menjadi suami dari Lilis yang dikenalnya sejak 2005. Acara sakral ini pun selesai pukul 11.25 WIB, dan kedua mempelai kemudian berjalan menuju rumah pengantin perempuan."Akhirnya plong juga, lega rasanya setelah sejak tahun 2005 kita pacaran sekarang bisa menikah. Dari tadi saya tegang terus," ujar Atep yang terlihat bahagia dan tidak lagi terlihat tegang.Atep pun belum merencanakan untuk berbulan madu, karena dirinya masih akan mempersiapkan resepsi di kediamannya di Cianjur, Sabtu (7/3) mendatang. "Rencana bulan madu, nanti saya pikirkan setelah Sabtu nanti, sekarang saya belum tahu mau kemana untuk pergi bulan madu," ujar mantan pemain nasional ini.Mengenai momongan, dengan dukungan sang istri, Atep tidak ingin menunda-nunda, dirinya bersyukur jika nanti Allah SWT memberikan langsung keturunan untuknya.Sementara itu, Lilis menyatakan sudah menyiapkan mental yang kuat bersuamikan seorang pemain sepak bola yang akan sering meninggalkannya, saat membela klubnya tur ke kandang lawan."Saya sudah siap jika nanti ditinggal-tinggal oleh Atep saat main sepak bola, karena saat pacaran pun sudah sering di tinggal-tinggal. Saya pun sudah siap jika nanti Atep dikerumuni para penggemar perempuan, saya percaya sama Atep," ujar Lilis.
Selamat menempuh hidup baru!

Source: http://www.pikiran-rakyat.com

Rabu, 25 Februari 2009

PERSIB HARI INI

26 Feb 2009 12:02 AM

Persib Hanya Target Curi Poin
Walaupun, Skuad Persib Bandung sedang dalam keadaan on fire akan tetapi Jaya Hartono, pelatih Persib tidak mau sesumbar akan mengalahkan Ngon cs pada saat tandang Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (26/2).Kedua tim akan melakoni first leg di babak 16 besar Copa Djie Sam Soe. "Pada laga ini, saya hanya mentargetkan mencuri poin saja,mengingat laga ini adalah laga away dan saya rasa SFC akan mencari poin penuh di markasnya sendiri," ungkap pelatih Persib sejak musim 2008-2009 ini, kepada Sripo, Rabu (25/2).Jaya mengaku, membawa semua skuad intinya untuk menghadapi Laskar Wong Kito yang terdiri dari 18 orang pemain, termasuk di dalamnya tiga pemain asing."Saya hanya membawa tiga pemain asing dan dua lagi terpaksa di parkir sesuai ketentuan Copa yang hanya memperbolehkan memakai tiga pemain asing," ujar pemain timnas tahun 1986-1990 ini.Target ini, menurutnya cukup realistis mengingat kekuatan dari tim besutan Rahmad Darmawan yang dikenal mumpuni di lini depan."SFC adalah tim yang bagus dengan pemain dan barisan penyerang yang berkualitas, untuk mencuri poin saja dan itu pun harus dengan kerja keras," ungkap pelatih yang membawa Persik Kediri menjadi juara Liga Indonesia tahun 2003 lalu.Sementara, pelatih SFC Rahmad Darmawan mengaku akan mengejar target maksimal dalam first leg ini."Memang sulit, targetnya adalah mencetak gol paling banyak dan sistem yang diterapkan adalah sistem gugur, tapi kami akan memaksimalkan tim untuk mencapai hasil yang optimal," ujar pelatih asal Metro Lampung ini.RD, mengaku telah menerapkan taktik dan strategi dalam menghadapi Persib Bandung termasuk menurunkan skuad terbaiknya."Saya akan menurunkan pemain terbaik sesuai dengan kebutuhan tim, saat ini hanya Obiora dan Ekki Nurhakim saja yang kondisinya masih dalam pemulihan dan belum bisa dipastikan bisa diturunkan atau tidak," tambah pelatih yang mempersembahkan gelar double winner untuk SFC musim lalu.


Persib Tak Takut SFC
Ada dua rencana pentingyang dirancang tim pelatih Persib Bandung saat menantang Sriwijaya FC pada leg pertama babak "16 Besar" Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2008-2009, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Kamis (26/2), pukul 15.30 WIB.Rencana A, mencuri kemenangan dari juara bertahan CDSSI musim lalu itu. Jika meleset, berusaha mencetak gol tandang, meskipun hasil akhirnya seri, untuk bekal menjalani leg kedua di Bandung, 12 April mendatang."Tak perlu gentar menghadapi Sriwijaya FC, sekalipun harus bermain di kandangnya sendiri. Target kita mencuri kemenangan. Kalaupun tidak bisa, hasil seri sudah cukup bagus. Lebih bagus lagi kalau kita bisa mencetak gol tandang," kata Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis ketika dihubungi "GM", Rabu (25/2).Dikatakan Robby, di turnamen yang menggunakan format home and away, seperti CDSSI, gol tandang terkadang bisa menjadi sebuah keuntungan buat tim tamu. Ia mencontohkan, jika Persib bisa bermain imbang 1-1, 2-2 dan seterusnya, maka hasil imbang tanpa gol di Bandung, sudah cukup untuk lolos ke babak selanjutnya."Atau kalaupun kalah 1-2 atau 2-3, kita cukup mengalahkan lawan kita itu dengan skor minimal 1-0 di leg kedua. Namun, target pertama yang kita bidik pada partai pertama melawan Sriwijaya FC adalah menang," tambah Robby.Meski tidak akan mudah, kata Robby, seluruh pemain Persib harus memperjuangkannya. "Jika kita bisa menyingkirkan Sriwijaya FC di babak ini, langkah berikut bakal semakin ringan," ujarnya, seolah ingin memberi motivasi kepada Eka Ramdani dan kawan-kawan.Fokus pertahananBerbeda dengan empat laga di dua babak sebelumnya, pada saat menghadapi Sriwijaya FC ini, Persib bakal tampil dengan kekuatan penuh. Minus dua pemain asing, sesuai aturan, hanya tiga pemain asing yang diperbolehkan tampil, yaitu Lorenzo Cabanas dan Rafael Alves Bastos, kekuatan Persib tidak terlalu berpengaruh banyak. Sebab, tim kebanggaan bobotoh ini masih memiliki duet striker, Christian Gonzales dan Hilton Moriera serta Nyeck Nyobe Georges Clement di lini belakang."Dipilihnya ketiga pemain asing ini ke Palembang sudah sesuai dengan kebutuhan tim dan strategi yang bakal saya terapkan," cetus Jaya Hartono, Pelatih Kepala Persib, menjelang keberangkatan ke Palembang.Dikatakan Jaya, Nyeck yang memiliki postur cukup ideal diproyeksikan untuk mematikan striker andalan tuan rumah, Claude Parfait Ngon A. Djam. Striker yang menjebol gawang Persib dua kali pada pertemuan di putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009, September lalu itu, menjadi salah satu pemain Sriwijaya FC yang bakal mendapat perhatian khusus dari Jaya.Jaya dan juga Robby memastikan, untuk menghadapi tim setangguh Sriwijaya FC, Persib dipastikan harus memasang formasi terbaiknya. "Tak ada pilihan lain, kita harus memainkan pemain terbaik yang dimiliki," ujar Robby.Seperti dituturkan Jaya, Maman Abdurahman dan Nova Arianto dalam kondisi prima untuk mendampingi Nyeck di barisan pertahanan. Sedangkan dua pemain sayap dipastikan bakal diisi Gilang Angga Kusumah (kanan) dan Siswanto (kiri). Sedangkan di sektor gelandang, Atep kemungkinan besar bakal diplot menggantikan peran Lorenzo Cabanas yang diharapkan bisa bekerjasama apik dengan Eka Ramdani dan Hariono di gelandang bertahan.Faktor BudiDari kubu Sriwijaya FC, pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, kehadiran Budi Sudarsono menjadi faktor penting kebangkitan Sriwijaya FC. "Kehadiran Budi telah memberikan aroma persaingan bagi striker-striker kami. Dengan demikian, mereka selalu serius di dalam pertandingan," kata Rahmad kepada vivanews.com.Seperti halnya Jaya yang menugaskan Nyeck untuk mematikan Ngon A. Djam, Rahmad pun mengaku sudah menyiapkan seorang pemain belakangnya untuk mematikan Gonzales. "Semua tahu kalau Gonzales itu striker berbahaya. Apalagi, kalau dia sudah masuk kotak penalti. Kami akan memberi perhatian khusus padanya," ujarnya.


9 Jadwal Pertandingan di Jalak Harupat Tergusur
Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) legislatif 2009, ikut memengaruhi jadwal pertandingan sepak bola yang digelar di wilayah hukum Polda Jabar, pada 16 Maret hingga 27 April mendatang. Terutama untuk partai yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung.Kapolda Jabar, Irjen Pol. Timur Pradopo melalui Kabid Humas, Kombes Pol. Dade Achmad membenarkan, pihak Polres Bandung sudah mengusulkan kepada panpel Persikab Kab. Bandung, Persib Bandung, Pelita Jaya, dan badan pengelola (BP), untuk menggeser waktu pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat."Kami telah menerima surat usulan dari Polres Bandung berkaitan dengan jadwal pertandingan sepak bola selama masa pemilu, dengan catatan diajukan atau diundur," ungkap Dade di Mapolda Jabar, Jln. Soekarna-Hatta Bandung, Rabu (25/2).Sedangkan untuk Polwiltabes Bandung, bisa menggelar pertandingan di Stadion Siliwangi, di luar pertandingan Persib.Surat resmiDitemui secara terpisah, Kapolres Bandung, AKBP Drs. Ahmad Dofiri, M.Si mengatakan, sejak Selasa (24/2), pihaknya telah melayangkan surat ke Panpel Persikab, Persib, Pelita Jaya, dan badan pengelola Stadion Si Jalak Harupat, terkait dengan permintaan pergeseran waktu pertandingan."Mulai pertengahan Maret hingga akhir April, konsentrasi pengamanan kepolisian sudah berfokus pada kampanye dan pelaksanaan pemilu legislatif 2009. Untuk itu kita sudah melayangkan surat kepada seluruh panpel untuk menggeser jadwal pertandingan yang dilangsungkan di sini (Si Jalak Harupat)," kata Ahmad Dofiri yang didampingi Kabag Ops Polres Bandung, Kompol Hendra Kurniawan di ruang kerjanya, Jln. Bhayangkara No. 1 Soreang.Dengan keluarnya surat tersebut, maka 9 partai yang digelar pada 16 Maret hingga 27 April di Stadion Si Jalak Harupat, dipastikan mengalami perubahan jadwal.Ketua Panpel Persib untuk LSI 2008-2009, Iwan Kartiwan, mengaku sudah menerima surat resmi dari Polres Bandung. Sementara Ketua Panpel Persib untuk CDSSI 2008-2009, Edi Djukardi mengatakan, pihaknya juga sudah mendapatkan informasi tersebut.Hal senada juga dikatakan Humas Persikab, Rahmat Sudarmaji.Menurutnya, Persikab akan segera melayangkan surat ke BLI, "Kami sudah membahas surat dari Polres ini. Surat itu akan jadi dasar untuk permohonan pergeseran jadwal ke BLI,� papar Rahmat.

Seluruh Kompetisi Bisa Dihentikan
Seluruh roda kompetisi sepak bola di Indonesia yang tengah berjalan seperti Liga Super Indonesia (LSI), LSI U-21, Divisi Utama Liga Indonesia (LI) serta Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2008-2009 terancam terhenti pada saat proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 dimulai, pertengahan Maret mendatang. Kendati PSSI dan Badan Liga Indonesia (BLI) belum mengambil keputusan, namun tanda-tanda ke arah itu sudah kelihatan.Pada Rabu (25/2), Polres Bandung yang diperkuat Polda Jabar, secara resmi mengumumkan melarang seluruh pertandingan yang dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung selama proses pemilu berlangsung, yaitu antara 16 Maret hingga 28 April 2009. Akibat larangan tersebut, 13 laga yang melibatkan Persib, Persib U-21, Pelita Jaya Jawa Barat, Persikab Kab. Bandung, dan PSMS Medan sudah bisa dipastikan batal digelar.Sehari sebelumnya, Rabu (24/2), Polda Jateng juga sudah mengeluarkan pernyataan resmi yang melarang seluruh pertandingan sepak bola di wilayahnya selama masa pemilu.Adanya kemungkinan seluruh kompetisi dihentikan pada masa pemilu dibenarkan Sekretaris Badan Pengelola Persib, Edi Djukardi. "Saya pernah bicara dengan Joko Driyono (Direktur Kompetisi BLI, red) soal nasib kompetisi di masa pemilu. Kemungkinan untuk dihentikan semuanya sangat besar," kata Edi di Sekretariat Pengcab PSSI Kota Bandung, Jln. Gurame Bandung, Rabu (25/2).Jika itu terjadi, kata Edi, klub-klub peserta kompetisi dipastikan bakal kembali berteriak karena penghentian kompetisi berdampak kepada molornya jadwal. "Kalau terjadi, berarti kompetisi akan mundur satu bulan lagi. Klub peserta pasti berteriak karena kebutuhan dana akan membengkak lagi," katanya.Seluruh Indonesia?Indikasi yang dilontarkan Edi Djukardi, juga dibenarkan oleh salah seorang anggota Panpel PSMS Medan, Bambang Sukowiyono. Dikatakan pengurus Pengda PSSI Jabar itu, larangan yang dikeluarkan Polres Bandung itu bukan tidak mungkin merupakan instruksi dari Kapolri."Jika itu benar, berarti kompetisi di seluruh Indonesia selama masa pemilu akan dihentikan," kata Suko di Sekretariat Pengda PSSI Jabar, K.H. Ahmad Dahlan Bandung.

Source: http://klik-galamedia.com

Selasa, 24 Februari 2009

PERSIB HARI INI

25 Feb 2009 05:02 AM

Matikan Ngon A Djam, Nyeck!

Khusus untuk pertandingan melawan Sriwijaya FC pada leg pertama babak "16 Besar" Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2008-2009 di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Kamis (26/2), pelatih Jaya Hartono sangat mewaspadai ketajaman striker tuan rumah Claude Parfait Ngon A Djam.Atas dasar pertimbangan itulah, ia lebih memilih Nyeck Nyobe Georges Clement yang diboyong ke Palembang, ketimbang Lorenzo Cabanas atau Rafael Alves Bastos."Kita meninggalkan Cabanas dan Bastos atas dasar pertimbangan strategi dan kebutuhan tim. Dalam pertandingan ini, peran Nyeck lebih dibutuhkan ketimbang dua pemain yang kita tinggal itu. Di sana (Palembang, red), Nyeck akan saya tugasi mematikan Ngon," kata Jaya, menjelang keberangkatan rombongan Persib ke Palembang di pelataran parkir Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Selasa (24/2).Mantan pelatih Persik Kediri, Persiba Balikpapan, dan Deltras Sidoarjo ini menganggap, Nyeck pemain yang paling tepat untuk mengemban tugas mematikan Ngon A Djam. "Kondisi Maman (Abdurahman) dan Nova (Arianto) cukup baik. Hanya saja, Nyeck saya anggap paling tepat untuk mematikan Ngon. Selain memiliki postur yang cukup tinggi, sehingga bisa mengimbangi Ngon, Nyeck juga biasa mendapatkan tugas khusus seperti itu," papar Jaya.Jaya pantas memberikan perhatian khusus terhadap Ngon A Djam. Sejauh ini, striker Sriwijaya FC berusia 29 tahun itu merupakan pencetak gol tersubur sementara tim kebanggaan warga Sumatra Selatan itu di ajang Liga Super Indonesia (LSI) dengan koleksi 15 gol, atau hanya tertinggal 2 gol dari Christian Gonzales.Kendati memberikan perhatian khusus buat Ngon A Djam, namun Jaya sama sekali tidak mengabaikan pemain Sriwijaya FC lainnya. "Secara keseluruhan, mereka tim yang bagus. Materi pemain mereka merata di setiap lini," ujarnya.Seperti yang sudah direncanakan, rombongan Persib yang berkekuatan 19 pemain, 5 pelatih, dan beberapa ofisial meninggalkan Mes Persib menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.15 WIB dan akan melanjutkan perjalanan ke Palembang dengan penerbangan pukul 12.30 WIB."Doakan kami meraih hasil yang baik di sana (Palembang, red)," ujar Jaya, usai memimpin doa bersama, sebelum naik bus yang membawa mereka.


Persib Siap Tempur

Sebelum menghadapi Sriwijaya FC pada leg pertama babak "16 Besar" Copa Dji Sam Soe Indonesa (CDSSI) 2008-2009 di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Kamis (26/2), para pemain Persib Bandung praktis tidak memiliki waktu untuk berlatih lagi. Eka Ramdani dan kawan-kawan hanya mempunyai kesempatan berlatih pada sesi uji lapangan di Stadion Gelora Sriwijaya, Rabu (25/2). Itu pun kurang dari satu jam."Setelah latihan kemarin sore (Senin, red), kita tidak ada program latihan lagi selama di Palembang. Kalaupun ada, itu hanya pada saat uji lapangan. Itu pun sekadar conditioning saja," kata pelatih fisik Persib, Entang Hermanu menjelang keberangkatan ke Palembang, di pelataran parkir Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Selasa (24/2).Dikatakan Entang, setibanya di Palembang, Selasa (24/2) petang, para pemain tidak mungkin langsung melakukan latihan. Menuurut dosen FPOK UPI Bandung ini, para pemain akan langsung istirahat, dan baru keesokan harinya melakukan uji lapangan. "Besoknya (Kamis, red), kita langsung bertanding," tegasnya.Mengenai porsi latihan yang sudah maupun akan diberikan tim pelatih menjelang pertandingan melawan Sriwijaya FC, Entang mengatakan, tim pelatih hanya memberikan porsi latihan ringan. Dikatakannya, tujuan latihan ringan itu hanya untuk pemeliharaan kondisi fisik saja."Para pemain itu manusia, bukan robot. Bayangkan, dalam waktu dua minggu, mereka harus bertanding empat kali dengan tensi tinggi. Siapa yang tak kelelahan? Karena itu, program latihan yang diberikan hanya untuk pemeliharaan saja. Itu pun diberikan dengan bola agar pemain tidak jenuh," papar pelatih fisik yang pernah menangani Persikab Kab. Bandung ini.Kendati demikian, Entang percaya dengan tenaga dan kekuatan yang tersisa. Usai terkuras dalam empat laga di Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009, para pemain masih bisa memberikan yang terbaik.Atur tempoDi tempat yang sama, pelatih Persib, Jaya Hartono membenarkan apa yang dijelaskan Entang. Ia mengakui para pemain Persib berangkat ke Palembang dengan kekuatan tersisa. Kendati demikian, mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu memastikan, seluruh pemain yang dibawanya ke Palembang dalam kondisi siap tempur."Meski tidak seratus persen, kondisi seluruh pemain cukup bagus. Untuk mengatasi kelelahan, pemain saya instruksikan untuk pintar-pintar mengatur tempo permainan. Kapan harus cepat, kapan harus lambat. Itu sangat penting" kata Jaya.Soal target yang dibidiknya di Palembang, Jaya hanya menjawab dengan senyum. "Target, tentu saja kita ingin menang. Tapi bisa mencuri hasil imbang, apalagi dengan mencetak gol, itu sudah bagus. Tapi, bagaimanapun kondisinya, kita akan berjuang untuk meraih hasil maksimal," katanya.


Jaya Hartono Istirahatkan Eka Ramdani dkk.

Pelatih Persib Jaya Hartono memutuskan untuk tidak menggelar latihan setelah tiba di Kota Palembang Sumsel, Selasa (24/2). Tim yang akan menghadapi Sriwijaya FC pada pertemuan pertama babak "16 Besar" Copa Dji Sam Soe 2008 ini, menggunakan sisa waktu hari pertama di Palembang untuk beristirahat penuh.Menurut Jaya, pada sesi latihan terakhir sehari sebelum keberangkatan, Eka Ramdani dkk. sudah digembleng lewat game kolektif, serta latihan pemulihan fisik yang mencukupi. Selain itu, frekuensi pertandingan Persib sebanyak empat kali berturut-turut selama bulan ini, membuat kondisi fisik dan mental para pemain tetap terjaga."Sekarang yang mereka butuhkan adalah istirahat berkualitas selama 24 jam, untuk memulihkan kondisi setelah melakukan perjalanan cukup jauh," kata Jaya kepada wartawan Pikiran Rakyat, Lia Marlia dan M. Gelora Sapta, di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang, Banten, Selasa (24/2).Jaya mengatakan, pemain hanya akan berlatih ketika menjalani uji coba lapangan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (25/2) pukul 9.00 WIB, sebelum menantang "Laskar Wong Kito," Kamis (26/2). Kesempatan itu akan dimanfaatkan untuk mengenali karakter lapangan, sekaligus menyesuaikan diri dengan suhu udara setempat yang lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Bandung.Kondisi suhu yang lebih panas diakui Jaya, akan berpengaruh terhadap permainan skuad "Pangeran Biru." Pasalnya, pada empat pertandingan kandang terakhir, Persib selalu bermain malam hari dengan suhu sejuk. Selain itu, hampir semua sesi latihan sore Persib selalu berlangsung di bawah guyuran hujan. "Makanya kita berharap saat uji coba lapangan itu cuaca panas, biar pemain bisa adaptasi. Saya pikir waktu dua hari ini cukup untuk menyesuaikan diri," tuturnya.Dokter Persib, dr. Ia Kurnia mengatakan perlu diwaspadai pengaruh kelembapan udara "Kota Pulau" terhadap kesehatan Nova Arianto dkk. Menurut dia, perubahan kelembapan lingkungan akan memengaruhi cairan yang dikeluarkan para pemain. Untuk menghindari dehidrasi atau menurunnya daya tahan tubuh pemain, Ia menyuplai pemain dengan suplemen serta makanan yang tepat."Kita nanti lihat dulu suhunya seperti apa, nanti suplemen dan makanan menyesuaikan. Saya pikir, tomat dan belimbing sangat baik untuk menjaga vitalitas para pemain, selain juga memberikan minuman yang tepat sebagai pengganti cairan tubuh," ungkapnya.Ia menambahkan, perubahan suhu serta kelembapan juga membuat para pemain rentan terkena flu. Apalagi, para pemain banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan berpendingin (AC). Namun, sampai saat ini, dia memastikan semua pemain dalam kondisi sehat dan layak bermain.Keberangkatan Persib ke Palembang mengalami penundaan jadwal penerbangan. Pesawat yang seharusnya take off pada pukul 12.45 WIB, ditunda hingga pukul 13.45 WIB. Meski tidak berpengaruh terhadap kondisi fisik pemain, kejadian itu membuat kesal beberapa pemain.Hilton Moreira, saking kesalnya, beberapa kali meneriakkan kalimat, "Jam karet!" Christian Gonzales mengatakan seharusnya maskapai penerbangan memberi ganti rugi kepada penumpang karena keterlambatan tersebut."Kalau kita terlambat sedikit, langsung ditinggal. Tapi kalau mereka yang terlambat, kita tidak bisa apa-apa," katanya sambil mengangkat bahu.Setelah menempuh perjalanan udara selama 45 menit, Persib tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Sumsel pada pukul 14.30 WIB. Kehadiran pasukan biru itu langsung menyemarakkan suasana bandara, lewat seragam biru serta canda mereka. Beberapa penumpang yang mengenali Airlangga, Maman Abdurahman, Gonzales, dan Zaenal Arif, sempat meminta foto bersama."Bobotoh"Lima puluh bobotoh akan bertolak ke Palembang untuk memberikan dukungan bagi Persib. Mereka direncanakan berangkat dari Caringin, dengan menggunakan Bus Harum Bandung-Palembang, Rabu (25/2) siang. Diperkirakan, perjalanan memakan waktu 17 jam."Berangkatnya sendiri-sendiri, tidak dikoordinasi. Jadi, kalau ada yang mau ikut serta, silakan saja," kata Ketua Viking, Herru Joko, dihubungi "PR", Selasa (24/2).

Source: http://www.pikiran-rakyat.com

Kamis, 29 Januari 2009

PERSIB cui......

PERSIB akan selalu Jaya di Hatiku.........

PERSIB......


KAMI BIRU

KAMI PUTIH

KAMI......






PERSIB




PERSIB aInk pazti ngeBELAmu sampai kapanpun,walaupun dunia KIAMAT

IndoNesIa

IndoNesIa
negaraku iTu

PERSIB...

PERSIB...

PERSIB...08

PERSIB...08

jadWaL LSI putaran ke-2

Putaran Kedua------------

PERSIB BANDUNG vs Persipura, Senin 9 Februari 2009 Skor : 1 - 1
PERSIB BANDUNG vs PSM, Sabtu 14 Februari 2009 Skor : 0 - 0
PERSIB BANDUNG vs Persiba, Rabu 18 Februari 2009 Skor : 2 - 1
PERSIB BANDUNG vs PKT, Minggu 22 Februari 2009 Skor : 2 - 1
Pelita Jaya vs PERSIB BANDUNG, Senin 16 Maret 2009
PSIS vs
PERSIB BANDUNG, Sabtu 21 Maret 2009
PERSIB BANDUNG vs Sriwijaya FC Sabtu 28 Maret 2009
PERSIB BANDUNG vs PSMS, Rabu 1 april 2009
Persijap vs PERSIB BANDUNG, Sabtu 18 April 2009
Persita vs
PERSIB BANDUNG, Minggu 26 April 2009
Persitara vs
PERSIB BANDUNG, Minggu 3 Mei 2009
Arema vs
PERSIB BANDUNG, Sabtu 9 Mei 2009
Persik vs
PERSIB BANDUNG, Sabtu 16 Mei 2009
PERSIB BANDUNG vs Persiwa, Rabu 20 Mei 2009
PERSIB BANDUNG vs Deltras, Sabtu 30 Mei 2009
Persela vs PERSIB BANDUNG, Minggu 7 Juni 2009
Persija anJink vs PERSIB BANDUNG,Sabtu 13 Juni 2009